Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar meresmikan gedung rektorat baru yang megah senilai Rp 75 miliar. Gedung berlantai 12 ini dilengkapi dengan sistem smart building mutakhir, data center digital, dan ruang konferensi berkapasitas 1.000 orang yang dapat difungsikan sebagai venue untuk acara-acara berskala nasional maupun internasional.
Peresmian dilakukan langsung oleh Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI yang menyebut gedung baru UMI sebagai contoh fasilitas perguruan tinggi yang patut dicontoh. "Ini adalah investasi untuk generasi mendatang. Fasilitas berkelas dunia akan melahirkan SDM berkelas dunia," ungkap Menteri.
Sistem smart building yang diterapkan mencakup manajemen energi berbasis IoT, sistem keamanan biometrik, jaringan fiber optic berkecepatan 10 Gbps, dan platform manajemen gedung terintegrasi. Seluruh sistem ini dirancang untuk menekan konsumsi energi hingga 40% dibanding gedung konvensional.
Gedung baru ini juga dilengkapi studio podcast dan konten digital, laboratorium inovasi, ruang co-working untuk mahasiswa, serta galeri sejarah UMI yang menampilkan perjalanan 71 tahun institusi.