Universitas Muslim Indonesia (UMI) resmi mendapatkan izin operasional dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek) untuk membuka dua program doktor (S3) baru: Program Doktor Ilmu Hukum dan Program Doktor Ilmu Manajemen.
Pembukaan dua program doktor baru ini menambah jumlah program doktor di UMI menjadi tujuh, melengkapi Program Doktor Ilmu Kedokteran, Ilmu Agama Islam, Ilmu Sosial, Ilmu Pertanian, dan Ilmu Teknik yang sudah ada sebelumnya.
Dekan Fakultas Hukum UMI, Prof. Dr. H. Hambali Thalib, S.H., M.H., menyambut gembira pendirian Program Doktor Ilmu Hukum. "Program ini akan menjadi episentrum kajian hukum di kawasan Indonesia Timur, dengan fokus pada hukum Islam, hukum adat Sulawesi, dan hukum bisnis internasional," jelasnya.
Sementara itu, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UMI, Prof. Dr. H. Abd. Rahman Rahim, S.E., M.M., mengatakan Program Doktor Ilmu Manajemen dirancang untuk menjawab kebutuhan praktisi bisnis yang ingin meningkatkan kompetensi akademik tertinggi. Kurikulum didesain kolaboratif dengan praktisi industri dan pakar internasional.
Penerimaan mahasiswa untuk kedua program doktor baru tersebut akan dibuka mulai semester ganjil 2025/2026 dengan kuota masing-masing 20 mahasiswa per angkatan.