Delegasi resmi Universitas Muslim Indonesia (UMI) yang dipimpin langsung oleh Rektor berhasil menyelesaikan lawatan diplomatik akademik yang sangat produktif ke Malaysia dan Mesir. Dalam lawatan tersebut, UMI berhasil menandatangani tiga Memorandum of Understanding (MoU) dengan universitas-universitas terkemuka di dua negara tersebut.
Di Malaysia, UMI menandatangani MoU dengan Universiti Malaya (UM) - universitas terbaik Malaysia versi QS Rankings, dan Universiti Teknologi Malaysia (UTM) - universitas teknik terkemuka Asia Tenggara. Ruang lingkup kerjasama mencakup program pertukaran mahasiswa, joint research, dan program dual degree yang memungkinkan mahasiswa UMI mendapatkan gelar dari kedua institusi.
Di Mesir, UMI menandatangani MoU bersejarah dengan Universitas Al-Azhar Cairo - institusi pendidikan Islam tertua dan paling prestisius di dunia. Kerjasama ini mencakup program beasiswa untuk studi lanjut S2 dan S3 di Al-Azhar bagi dosen dan mahasiswa UMI terbaik, pertukaran ulama dan akademisi, serta kolaborasi dalam pengembangan kurikulum pendidikan Islam.
"MoU dengan Al-Azhar adalah pencapaian yang sangat berarti bagi UMI. Al-Azhar adalah mahkota peradaban Islam dunia, dan kini UMI resmi menjadi bagian dari jaringan globalnya," ungkap Rektor UMI dengan penuh kebanggaan.