Produktivitas riset Universitas Muslim Indonesia (UMI) kembali mendapat pengakuan nasional. Sebanyak 54 judul penelitian yang diajukan oleh dosen-dosen UMI berhasil lolos seleksi ketat dan mendapatkan pendanaan dari Kementerian Pendidikan, Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi dalam program Hibah Penelitian Nasional tahun 2026.
Total nilai pendanaan yang diterima mencapai Rp 8,6 miliar, dengan rata-rata Rp 159 juta per judul penelitian. Penelitian yang lolos mencakup berbagai bidang ilmu: kedokteran dan kesehatan (18 judul), hukum dan sosial (12 judul), teknik dan teknologi (10 judul), ekonomi dan bisnis (8 judul), serta pertanian dan lingkungan (6 judul).
Ketua LPPM UMI, Prof. Dr. H. Hambali Thalib, S.H., M.H., menyatakan bahwa capaian ini merupakan yang terbaik dalam sejarah UMI. "54 judul dengan total Rp 8,6 miliar adalah rekor tertinggi yang pernah dicapai UMI dalam satu tahun. Ini membuktikan dosen-dosen UMI adalah peneliti-peneliti produktif dan berdampak," tegasnya.
Di antara penelitian unggulan yang lolos adalah riset tentang pengembangan vaksin berbasis nanopartikel dari FK UMI, penelitian hukum maritim untuk wilayah perairan Sulawesi, dan pengembangan energi biomassa dari limbah pertanian Sulawesi Selatan.