Universitas Muslim Indonesia (UMI) secara serentak menandatangani Perjanjian Kerjasama (PKS) dengan lima rumah sakit daerah dalam acara yang berlangsung di Aula Rektorat UMI. Lima rumah sakit yang menjadi mitra baru adalah: RSUD Labuang Baji Makassar, RSUD Andi Makkasau Pare-Pare, RSUD H. Andi Sulthan Dg. Radja Bulukumba, RSUD H. Padjonga Dg. Ngalle Takalar, dan RSUD Polewali Mandar (Sulawesi Barat).
MoU ini memperkuat jaringan rumah sakit pendidikan UMI menjadi total 23 rumah sakit mitra di seluruh Sulawesi. Ini merupakan jaringan rumah sakit pendidikan terluas yang dimiliki perguruan tinggi swasta di Indonesia Timur.
Kerjasama mencakup: penyediaan tempat stase klinik bagi mahasiswa Pendidikan Profesi Dokter, Ners, Apoteker, dan Kesehatan Masyarakat UMI; pemberian insentif bagi dokter spesialis RSU yang mengajar sebagai dosen klinis di UMI; serta kolaborasi penelitian klinis antara staf medis RSU dengan dosen FK dan FKM UMI.
Dekan FK UMI menegaskan bahwa kualitas pendidikan dokter sangat ditentukan oleh kualitas pengalaman klinik. "Dengan 23 mitra rumah sakit, kami memastikan setiap mahasiswa mendapatkan pengalaman klinik yang kaya dan beragam," jelasnya.