Universitas Muslim Indonesia (UMI) mencetak sejarah baru dengan menjadi perguruan tinggi swasta (PTS) pertama di Indonesia yang memiliki Program Studi Spesialis Obstetri dan Ginekologi (Obgyn). Melalui Fakultas Kedokteran, UMI resmi mendapatkan izin pembukaan program ini pada 12 Agustus 2024, berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi No. 463/E/O/2024, setelah tiga bulan dievaluasi oleh tim Direktorat Kelembagaan Dikti dan mempersiapkan persyaratan selama empat tahun.
Kepala LLDikti Wilayah IX, Dr. Andi Lukman, menyatakan bahwa pencapaian ini menandakan UMI sudah berkualitas tinggi dan mencerminkan upaya lembaga untuk memberikan manfaat bagi masyarakat. Ia juga mengungkapkan bahwa di Wilayah Timur Indonesia, UMI menjadi PTS pertama yang membuka spesialis Obgyn. Dengan izin ini, UMI menjadi kampus ke-18 di Indonesia yang mendapat kepercayaan mengelola program bergengsi tersebut.
Dekan Fakultas Kedokteran UMI, Dr. dr. H. Nasrudin Andi Mappaware, menjelaskan bahwa kebutuhan tenaga spesialis Obgyn di Sulawesi Selatan sangat mendesak. Saat ini hanya terdapat sekitar 180 ahli Obgyn di Sulawesi Selatan, padahal jumlah penduduk terus bertumbuh dan angka kesakitan serta kematian ibu masih perlu ditekan secara signifikan. Kehadiran program ini diharapkan menjawab kekurangan tersebut secara berkelanjutan.
Program Spesialis Obgyn UMI mulai menerima mahasiswa pada September 2024. Antusiasme yang tinggi mendorong UMI membuka pendaftaran Angkatan ke-2 (Januari 2025) dan Angkatan ke-3 (Juli 2025). Pencapaian ini sekaligus mempertegas posisi UMI sebagai kampus kesehatan terkemuka di Indonesia Timur yang mampu bersaing setara dengan perguruan tinggi negeri terbaik di bidang ilmu kedokteran spesialis.