Universitas Muslim Indonesia (UMI) secara penuh mengimplementasikan kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) di seluruh 54 program studi mulai tahun akademik 2025/2026. Implementasi menyeluruh ini menjadikan UMI sebagai salah satu perguruan tinggi swasta pertama di Sulawesi yang mencapai adopsi MBKM secara komprehensif.
Wakil Rektor Bidang Akademik UMI, Prof. Dr. Muh. Yusuf Saleh, S.E., M.Si., menjelaskan bahwa MBKM memberikan fleksibilitas luar biasa bagi mahasiswa. "Mahasiswa kini bisa mengambil hingga 3 semester kegiatan di luar kampus, termasuk magang industri, proyek desa, penelitian, pertukaran mahasiswa, dan wirausaha," paparnya.
UMI telah menjalin kemitraan dengan lebih dari 200 perusahaan, instansi pemerintah, dan organisasi untuk mendukung program MBKM. Termasuk di antaranya Pertamina, PLN, Bank Indonesia, Pemerintah Provinsi Sulsel, dan berbagai startup teknologi.
Program pertukaran mahasiswa internasional juga diperluas melalui MBKM, dengan UMI kini memiliki perjanjian pertukaran dengan 45 universitas di 12 negara. Mahasiswa UMI dapat mengambil satu semester penuh di universitas mitra luar negeri tanpa biaya tambahan.