Jakarta, umi.ac.id - Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (FEB UNUSIA) bersama Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muslim Indonesia (FEB UMI) melaksanakan benchmarking dan penandatanganan Implementation Agreement (IA) di Ruang Rapat BPP Unusia, Jakarta (10/9/2026)
Kerjasama dalam bentuk Implementation of Agreement (IA) yang mengikat dua perguruan tinggi Islam ternama ini mencakup sembilan lingkup pengembangan akademik, tridarma, dan tata kelola.
Koordinator Pengawas Yayasan Wakaf UMI sekaligus Guru Besar Akuntansi FEB UMI, Prof. Dr. Muh. Darwis Lannai, S.E., M.M., Ak., CA., mengungkapkan bahwa kolaborasi perguruan tinggi harus menghadirkan manfaat yang dapat dievaluasi.
"Juga memperkuat integritas akademik, dan menjawab kebutuhan masyarakat,” tuturnya.
BACA JUGA:
Rektor Ingatkan 500 Maba FH UMI: Kecerdasan Tanpa Integritas Bisa Menjadi Ancaman
Unik! Dzikir dan Doa Bersama Awal Bulan 9, UMI Terima 9 Unit Mobil dari BSN
Sementara, Dekan FEB UNUSIA, Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak., menegaskan, kesepakatan ini harus diterjemahkan secara terknis menjadi kegiatan terjadwal, penanggung jawab yang jelas, serta luaran yang memperkuat mutu kedua institusi.
Wakil Dekan FEB UNUSIA, Maryam, M.Psi., menyatakan, Koordinasi pelaksanaan perlu memastikan kesiapan dosen, keterlibatan mahasiswa, dan kesinambungan evaluasi agar program berjalan efektif.

IA melibatkan Prodi Akuntansi dan Ekonomi Syariah FEB UNUSIA dengan pengelola program akuntansi UMI sesuai bidang kerja sama. Tiga lingkup pertama meliputi pertukaran dosen, kolaborasi riset, serta pengabdian kepada masyarakat bersama Prodi S1, S2, S3, dan Pendidikan Profesi Akuntan (PPAk) UMI. Pengabdian dapat dikembangkan melalui pelibatan narasumber webinar sesuai kebutuhan dan kesepakatan pelaksanaan.
Lingkup keempat adalah joint workshop pelatihan Accurate dan Galeri Investasi bersama Kepala Laboratorium Akuntansi UMI. Kelima, benchmarking tata kelola prodi bersama S1 dan PPAk. Keenam, benchmarking tata kelola jurnal bersama S1 Akuntansi. Ketujuh, benchmarking kurikulum Outcome-Based Education (OBE) bersama S1 dan PPAk. Kedelapan, asesmen Beban Kerja Dosen (BKD) bersama S3 Akuntansi. Kesembilan, benchmarking visi, misi, tujuan, dan sasaran (VMTS) bersama S1 dan PPAk.
Seluruh lingkup IA menjadi dasar penyusunan agenda pelaksanaan, dengan perhatian pada kebutuhan, kapasitas pelaksana, dan kebermanfaatan kegiatan. Turut hadir Arifin Andi Abdul Karim, M.M.S.I., UPM Fakultas Ekonomi dan Bisnis; Putri Annisa, S.Pd., Kepala Biro Kemitraan dan Alumni; serta Dr. Ratna Sari, S.E., M.Si., Ak., CA., dosen Akuntansi FEB UMI. Jumlah IA yang dikerjasamakan sebanya 42 dari Prodi Akuntansi dan Ekonomi Syariah FEB Unusia.