Masjid Al-Jihad Universitas Muslim Indonesia (UMI) kembali hadir dalam wujud baru yang lebih megah dan modern setelah melalui proses renovasi komprehensif selama dua tahun. Masjid yang menjadi ikon spiritualitas dan keislaman kampus UMI ini kini mampu menampung 8.000 jamaah, menjadikannya salah satu masjid kampus terbesar di Indonesia.
Peresmian masjid yang direnovasi dilakukan oleh Rektor UMI bersama Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulawesi Selatan, Gubernur Sulsel, dan Wali Kota Makassar. Ribuan civitas akademika dan masyarakat umum hadir memadati aula dan halaman masjid untuk menyaksikan peresmian bersejarah ini.
Renovasi masjid mencakup perluasan area shalat utama (dari kapasitas 4.000 menjadi 8.000 jamaah), penambahan lantai mezanin untuk jamaah wanita, renovasi total area wudhu dengan sistem air bersih dan hemat, pemasangan sistem pendingin udara (AC) sentral yang hemat energi, dan peningkatan akustik ruangan dengan material terkini.
Masjid Al-Jihad UMI tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat kegiatan keislaman kampus: kajian rutin, halaqah ilmu, pesantren kilat, peringatan hari besar Islam, dan program tahfiz Al-Quran bagi mahasiswa. Masjid ini juga dibuka untuk umum sehingga menjadi pusat keagamaan bagi masyarakat sekitar kampus.