Universitas Muslim Indonesia (UMI) sukses menyelenggarakan Festival Islam Nusantara selama tiga hari yang meriah di Kampus UMI Makassar. Festival bertema "Islam Rahmatan Lil Alamin dalam Keragaman Budaya Nusantara" ini menampilkan kekayaan seni dan budaya Islam dari 15 suku bangsa yang ada di Indonesia.
Festival dibuka oleh Menteri Agama RI dan dihadiri oleh ribuan pengunjung dari Makassar, sekitar Sulawesi, bahkan dari luar pulau. Rangkaian kegiatan mencakup: pameran kaligrafi Al-Quran dari 50 seniman kaligrafi terbaik Indonesia, fashion show busana muslim dari desainer lokal Sulawesi, pertunjukan hadrah dan qasidah dari 20 grup terbaik, lomba tilawatil Quran, lomba azan, dan seminar budaya Islam yang menghadirkan akademisi dan budayawan nasional.
Salah satu daya tarik utama festival adalah instalasi seni interaktif yang menampilkan arsitektur masjid-masjid bersejarah dari berbagai daerah di Indonesia dalam skala miniatur yang detail dan memukau. Pengunjung juga dapat mencicipi kuliner halal khas dari 15 daerah yang berpartisipasi.
Ketua Panitia Festival, Dr. H. Nurhayati, M.Si., menyatakan bahwa festival ini adalah bukti nyata bahwa Islam adalah agama yang memeluk keragaman. "Islam di Nusantara bukan monolitik. Ia hadir dalam keindahan yang beragam, dan kita harus bangga dengan keragaman itu," ujarnya.