Selasa, 13 Oktober 2026 Makassar, Sulawesi Selatan
ID EN

Catat! Ini Jadwal Lengkap Anugerah Abdidaya Ormawa 2026 di Kampus UMI, 22–24 Oktober: Dari Expo hingga Malam Penganugerahan

4 tampilan 6 mnt baca Sumber: Humas UMI

Rektor UMI: Kompetisi Bukan Sekadar Mencari Juara, tetapi Ruang Menunjukkan Kemampuan dan Belajar dari yang Terbaik

Makassar, umi.ac.id — Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar bersiap menjadi pusat pertemuan mahasiswa, organisasi kemahasiswaan, dosen pendamping, pimpinan perguruan tinggi, dan mitra pemberdayaan masyarakat dari berbagai daerah di Indonesia.

Selama tiga hari, 22–24 Oktober 2026, UMI dipercaya menjadi tuan rumah Anugerah Abdidaya Ormawa 2026, ajang yang menghadirkan karya, kreativitas, inovasi, serta pengalaman mahasiswa dalam menjalankan program pemberdayaan masyarakat.

Berbagai agenda telah dijadwalkan, mulai dari pameran karya dan poster, penilaian video program, semiloka nasional, sarasehan, bazar, panggung kreasi, hingga malam penganugerahan.

Rangkaian kegiatan akan berlangsung di sejumlah lokasi di lingkungan UMI, termasuk Auditorium Aljibra, Fakultas Kedokteran, GOR UMI, dan Taman Firdaus UMI.

Rektor UMI, Prof. Dr. H. Hambali Thalib, S.H., M.H., menyampaikan bahwa kepercayaan sebagai tuan rumah merupakan amanah sekaligus kesempatan bagi UMI untuk memperlihatkan kesiapan kelembagaan dalam menyelenggarakan kegiatan berskala nasional.

“Kepercayaan ini tentu menjadi amanah bagi UMI untuk memberikan yang terbaik. Di sisi lain, ini juga menjadi ruang akademik yang sangat penting bagi mahasiswa untuk menunjukkan prestasi, kreativitas, kemampuan berorganisasi, dan kontribusi nyata kepada masyarakat,” ujar Prof. Hambali.

Menurutnya, kompetisi dalam Anugerah Abdidaya Ormawa tidak boleh dimaknai semata-mata sebagai perlombaan untuk menentukan pemenang.

Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk memperlihatkan kualitas program, bertukar pengalaman, membangun jejaring, dan mempelajari praktik pemberdayaan masyarakat yang telah dikembangkan oleh perguruan tinggi lain.

“Kompetisi harus kita maknai sebagai ruang untuk menunjukkan kemampuan sekaligus belajar dari yang terbaik. Ketika kepercayaan diberikan kepada UMI sebagai tuan rumah, maka kita harus menjawabnya dengan prestasi, pelayanan terbaik, dan penyelenggaraan yang mencerminkan kualitas perguruan tinggi,” tuturnya.

Pesan tersebut menjadi bagian penting dari semangat pelaksanaan Anugerah Abdidaya Ormawa 2026. Sebab, nilai sebuah kompetisi tidak hanya ditentukan oleh penghargaan yang dibawa pulang, tetapi juga oleh pengetahuan, pengalaman, dan jejaring yang dapat dikembangkan setelah kegiatan berakhir.

Lantas, apa saja agenda penting yang akan berlangsung selama tiga hari di UMI?

Kamis, 22 Oktober 2026: Persiapan Peserta dan Pembukaan Resmi di GOR UMI

Hari pertama Anugerah Abdidaya Ormawa 2026 akan diawali dengan persiapan peserta dan penataan area kegiatan.

Para finalis dijadwalkan melakukan dekorasi expo, pemasangan poster, serta penataan stan pameran di Auditorium Aljibra UMI.

Persiapan ini menjadi bagian dari kesiapan peserta untuk menampilkan karya, inovasi, dan program pemberdayaan masyarakat yang telah mereka jalankan.

Setelah itu, kegiatan akan dilanjutkan dengan technical meeting bagi para finalis dan liaison officer (LO), yaitu petugas penghubung yang membantu koordinasi peserta selama kegiatan.

Pertemuan teknis tersebut dijadwalkan berlangsung di Lecture Theater, lantai 2 Gedung Baru Fakultas Kedokteran UMI.

Melalui pertemuan ini, peserta akan memperoleh penjelasan mengenai mekanisme pelaksanaan, koordinasi teknis, dan kebutuhan penyelenggaraan selama rangkaian kegiatan.

Pada malam hari, perhatian peserta akan tertuju ke GOR UMI, tempat berlangsungnya Pembukaan Resmi Anugerah Abdidaya Ormawa 2026.

Pembukaan ini akan menandai dimulainya rangkaian kegiatan nasional yang mempertemukan organisasi kemahasiswaan dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Jumat, 23 Oktober 2026: Penilaian Karya, Expo, Semiloka Nasional, dan Sarasehan

Memasuki hari kedua, rangkaian kegiatan Anugerah Abdidaya Ormawa 2026 akan berlangsung semakin padat.

Jumat, 23 Oktober 2026, menjadi salah satu hari utama karena sejumlah agenda dijadwalkan berlangsung secara paralel di beberapa lokasi kampus.

Salah satu kegiatan penting adalah Semiloka Nasional Pemberdayaan Mahasiswa yang akan diselenggarakan di Auditorium Teleconference, lantai 5 Gedung Lama Fakultas Kedokteran UMI.

Semiloka ini menjadi ruang pertemuan untuk membahas pengalaman, pendekatan, dan pengembangan program pemberdayaan masyarakat melalui organisasi kemahasiswaan.

Pada saat yang sama, Pameran Expo dan Poster PPK Ormawa akan berlangsung di Auditorium Aljibra UMI.

Melalui pameran tersebut, peserta berkesempatan memperkenalkan program, hasil kegiatan, dan berbagai gagasan pemberdayaan masyarakat kepada pengunjung serta peserta dari perguruan tinggi lain.

Pameran ini juga menjadi ruang untuk saling mempelajari pendekatan dan pengalaman pelaksanaan program di berbagai daerah. Selain expo, agenda hari kedua mencakup penilaian poster dan penilaian video program.

Kedua kegiatan tersebut menjadi bagian dari proses penilaian karya peserta dalam rangkaian Anugerah Abdidaya Ormawa 2026.

Sementara itu, suasana kampus juga akan diramaikan dengan Bazar UKM dan Panggung Kreasi yang dijadwalkan berlangsung di pelataran Auditorium Aljibra.

Kegiatan ini menambah ruang interaksi dan kreativitas selama penyelenggaraan acara. Tidak hanya kegiatan pameran dan penilaian, hari kedua juga menghadirkan sejumlah sarasehan yang melibatkan berbagai unsur peserta.

Sarasehan akan dilaksanakan secara paralel untuk kelompok pimpinan perguruan tinggi, dosen pendamping, organisasi kemahasiswaan bersama tim pelaksana, serta mitra program pemberdayaan masyarakat.

Masing-masing kelompok dijadwalkan mengikuti kegiatan di ruang berbeda dalam lingkungan Fakultas Kedokteran UMI.

Melalui forum tersebut, peserta memiliki kesempatan untuk bertukar pengalaman mengenai pembinaan organisasi mahasiswa, pelaksanaan program, tantangan di lapangan, serta peluang penguatan kerja sama.

Dengan demikian, Jumat, 23 Oktober 2026, tidak hanya menjadi hari penilaian karya, tetapi juga momentum berbagi pengetahuan dan pengalaman antarperguruan tinggi.

Sabtu, 24 Oktober 2026: City Tour, Expo Final, dan Malam Penganugerahan

Hari ketiga akan menjadi puncak penyelenggaraan Anugerah Abdidaya Ormawa 2026 di Universitas Muslim Indonesia.

Pada Sabtu, 24 Oktober 2026, peserta memiliki pilihan mengikuti kegiatan city tour untuk mengunjungi sejumlah destinasi wisata di Kota Makassar.

Agenda ini menjadi kesempatan bagi peserta dari berbagai daerah untuk mengenal sebagian daya tarik Kota Makassar di sela rangkaian kegiatan nasional.

Sementara itu, kegiatan pameran akan berlanjut melalui Abdidaya Ormawa Expo pada hari final yang dipusatkan di Auditorium Aljibra UMI.

Pameran tersebut menjadi bagian dari kesempatan terakhir bagi peserta dan pengunjung untuk melihat karya serta program pemberdayaan masyarakat yang ditampilkan selama kegiatan.

Pada hari yang sama, UMKM Expo dijadwalkan berlangsung di .laman Auditorium Aljibra.

Rangkaian kegiatan kemudian akan mencapai puncaknya pada malam hari melalui Malam Penganugerahan Abdidaya Ormawa 2026 di Taman Firdaus UMI.

Malam penganugerahan menjadi momentum apresiasi terhadap karya, inovasi, dan kontribusi organisasi kemahasiswaan dalam program pemberdayaan masyarakat.

Bagi peserta, kegiatan tersebut sekaligus menjadi penutup dari rangkaian pertemuan, penilaian, pameran, dan pertukaran pengalaman selama tiga hari di Makassar.

Bukan Sekadar Kompetisi, tetapi Pertemuan Gagasan dan Pengabdian

Kepercayaan kepada Universitas Muslim Indonesia sebagai tuan rumah Anugerah Abdidaya Ormawa 2026 memiliki makna penting bagi pengembangan budaya akademik dan kemahasiswaan.

Selama tiga hari, kampus UMI akan menjadi ruang pertemuan berbagai pengalaman pemberdayaan masyarakat yang dikembangkan mahasiswa dari perguruan tinggi di Indonesia.

Bagi mahasiswa, kegiatan ini menjadi kesempatan untuk menunjukkan hasil kerja organisasi sekaligus mempelajari pendekatan yang digunakan peserta lain.

Bagi dosen pendamping dan pimpinan perguruan tinggi, semiloka serta sarasehan membuka ruang untuk bertukar pengalaman mengenai pembinaan mahasiswa dan keberlanjutan program pengabdian.

Sementara bagi mitra, kegiatan ini menjadi kesempatan memperkenalkan pengalaman kerja sama antara mahasiswa dan masyarakat.

Semangat tersebut sejalan dengan identitas UMI sebagai Kampus Ilmu dan Ibadah, Kampus Perjuangan dan Pengabdian, serta Kampus Bereputasi dan Berdampak.

Anugerah Abdidaya Ormawa juga memiliki keterkaitan dengan Catur Dharma UMI, khususnya Pengabdian kepada Masyarakat serta Komitmen Ke-UMI-an dan Pendidikan Karakter.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya mengembangkan kemampuan merancang dan menjalankan program, tetapi juga memperkuat kepedulian sosial, kerja sama, tanggung jawab, serta kemampuan memahami kebutuhan masyarakat.

Sebagaimana ditekankan Rektor UMI, kompetisi perlu dimaknai sebagai ruang menunjukkan kemampuan sekaligus belajar dari yang terbaik.

Dengan semangat tersebut, Anugerah Abdidaya Ormawa 2026 di UMI diharapkan tidak hanya melahirkan para penerima penghargaan, tetapi juga memperluas pengetahuan, jejaring, dan inspirasi untuk memperkuat pengabdian mahasiswa kepada masyarakat.

Bagi peserta dan pengunjung, informasi mengenai jam pelaksanaan, pembagian ruang kegiatan, serta kemungkinan penyesuaian agenda dapat mengikuti pengumuman resmi panitia penyelenggara.

G
Gunawan S
Staff Humas.
Komentar (0)

Langganan Newsletter

Dapatkan berita terbaru UMI langsung di email Anda.