Minggu, 26 Juli 2026 Makassar, Sulawesi Selatan
ID EN

Direktur Perkapalan dan Kepelautan Kemenhub RI Raih Gelar Doktor di UMI

68 tampilan 2 mnt baca Sumber: Humas UMI
Direktur Perkapalan dan Kepelautan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI Dr. Ir. Samsuddin, M.T., M.Mar.E Samsuddin manjalanisidang promosi Doktor Ilmu Manajemen PPS UMI, Selasa (14/7/2026).

Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan melibatkan 130 responden yang merupakan pegawai KSOP Kelas 1 Banjarmasin

Makassar, umi.ac.id - Direktur Perkapalan dan Kepelautan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI Samsuddin berhasil meraih gelar doktor usai mempertahankan disertasinya dalam sidang promosi doctor ilmu manajemen PPS UMI. Dengan demikian, ia resmi memiliki gelar Dr. Ir. Samsuddin, M.T., M.Mar.E

Sidang yang berlangsung di Aula Lantai 5 Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Muslim Indonesia (UMI), Selasa (14/7/2026), tersebut dipimpin langsung oleh Rektor UMI, Prof. Dr. H. Hambali Thalib, SH, MH, selaku Ketua Sidang.

Dalam disertasinya, Samsuddin mengangkat judul "Pengaruh Kompetensi Digital, Leadership Agility dan Employee Well-Being terhadap Efektivitas Administrasi Pelayanan Publik dengan Organizational Citizenship Behavior sebagai Variabel Mediasi pada Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas 1 Banjarmasin".

Samsuddin menjelaskan, penelitian ini bertujuan mengetahui dan menganalisis pengaruh kompetensi digital, leadership agility, dan employee well-being terhadap organizational citizenship behavior (OCB) serta efektivitas administrasi pelayanan publik.

“Selain itu, penelitian ini juga mengkaji pengaruh OCB terhadap efektivitas administrasi pelayanan publik, serta peran OCB sebagai mediator dalam hubungan ketiga variabel bebas tersebut terhadap efektivitas pelayanan publik di Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas 1 Banjarmasin,’ ungkapnya.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan melibatkan 130 responden yang merupakan pegawai KSOP Kelas 1 Banjarmasin. Analisis data dilakukan melalui analisis deskriptif, uji validitas dan reliabilitas, serta analisis Structural Equation Modeling (SEM) dengan bantuan aplikasi Amos.

“Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi digital, leadership agility, dan employee well-being masing-masing berpengaruh positif dan signifikan terhadap organizational citizenship behavior pegawai,” jelas Samsuddin.

Sementara itu, pada efektivitas administrasi pelayanan publik, ditemukan hasil yang bervariasi. Kompetensi digital tidak memiliki pengaruh langsung yang signifikan terhadap efektivitas administrasi pelayanan publik.

Namun, leadership agility dan employee well-being terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas administrasi pelayanan publik. OCB sendiri juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas administrasi pelayanan publik.

Dari sisi mediasi, penelitian ini menemukan bahwa OCB mampu memediasi penuh pengaruh kompetensi digital terhadap efektivitas administrasi pelayanan publik. Sementara itu, OCB berperan sebagai mediator parsial dalam pengaruh leadership agility maupun employee well-being terhadap efektivitas administrasi pelayanan publik.

Dengan temuan ini, Samsuddin menegaskan pentingnya penguatan perilaku kewargaan organisasi (OCB) di kalangan pegawai sebagai jembatan strategis untuk mengoptimalkan dampak kompetensi digital, kelincahan kepemimpinan, dan kesejahteraan pegawai terhadap peningkatan mutu pelayanan publik, khususnya di lingkungan otoritas kepelabuhanan.

G
Gunawan S
Staff Humas.
Komentar (0)

Langganan Newsletter

Dapatkan berita terbaru UMI langsung di email Anda.