Makassar, umi.ac.id – Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia (FT UMI) mengukuhkan dan melepas 196 alumni periode pertama tahun 2026 dalam acara ramah tamah dan pelepasan alumni program sarjana di Claro Hotel, Jalan AP Pettarani, Makassar, Rabu (26/8).
Dekan FT UMI, Prof. Dr. Hj. St. Maryam H, MT, mengatakan pelepasan alumni bukan sekadar akhir dari proses pendidikan di kampus, tetapi menjadi awal bagi para lulusan untuk mengaktualisasikan ilmu dan nilai yang diperoleh selama menempuh pendidikan.
“Ini adalah langkah awal untuk mengkonkretkan pengabdian pada almamater, agama, dan negara,” ujar Prof. St. Maryam.
BACA JUGA:
Kritik PP 20/2026, Akademisi UMI Pertanyakan Keadilan Material PPh Final hingga Kesiapan Pajak Influencer
Penyintas Gempa NTT, Alfensius: Kami Sudah Tak Merasa Sendiri Setelah Relawan UMI Datang
Menurutnya, FT UMI terus memperkuat mutu akademik melalui berbagai langkah strategis, salah satunya penerapan pendekatan Outcome Based Education (OBE). Upaya tersebut dilakukan untuk memastikan proses pendidikan selaras dengan tuntutan perkembangan industri sekaligus kebutuhan akademik.
Penguatan mutu juga diarahkan pada peningkatan daya saing program studi, termasuk melalui peningkatan akreditasi. Di sisi lain, FT UMI terus mendorong transformasi digital dalam proses pendidikan agar lulusan tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan memiliki kematangan karakter.
Rektor UMI, Prof. Dr. H. Hambali Thalib, SH, MH, mengatakan pelepasan tersebut menandai perubahan status para lulusan dari mahasiswa menjadi bagian dari keluarga besar alumni UMI.
“Kalian hari ini dilepas dalam arti tidak lagi terikat secara administrasi, tetapi tercatat sebagai alumni. Kehormatan sebuah perguruan tinggi salah satunya dilihat dari alumninya,” kata Prof. Hambali.
Ia menekankan, perjalanan pendidikan para alumni tidak berhenti setelah meninggalkan kampus. Justru, kiprah mereka di tengah masyarakat menjadi bagian penting dalam menentukan citra dan kehormatan almamater.
Rektor juga menyoroti perkembangan FT UMI yang dinilai semakin menunjukkan kemajuan. Hal itu antara lain ditandai dengan tersedianya jenjang pendidikan yang semakin lengkap.

“FT UMI terus mengalami kemajuan di UMI. Semua jenjang studi dari strata satu sampai tiga telah dibuka. Ini menandakan kemajuan mutu yang sangat sehat,” ujarnya.
Dengan bertambahnya 196 alumni periode pertama 2026, FT UMI kini memiliki jejaring alumni sebanyak 15.545 orang. Jumlah tersebut menjadi modal penting bagi fakultas untuk memperkuat kontribusi di dunia industri, pemerintahan, masyarakat, sekaligus memperluas jejaring almamater.
Bagi FT UMI, keberhasilan pendidikan pada akhirnya tidak hanya diukur dari jumlah lulusan yang dihasilkan, tetapi dari sejauh mana para alumni mampu membawa nilai, kompetensi, dan nama baik almamater dalam kehidupan profesional dan pengabdiannya.