Rabu, 9 September 2026 Makassar, Sulawesi Selatan
ID EN

UMI Terjunkan Relawan hingga Dokter Spesialis ke NTT, Ini Rute yang Akan Dilalui di Lokasi Bencana

281 tampilan 2 mnt baca
Bangunan yang runtuh pascagempa berkekuatan magnitudo 7,7 di Borong, Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur, Minggu, 16 Agustus 2026. (AFP/ Juni Kriswanto)

Dengan sigap, UMI langsung menerjunkan tim relawan yang juga diisi seorang dokter spesialis bedah yakni dr. Berry Erida Hasbi, Sp.B. Dosen Fakultas Kedokteran (FK) UMI ini memimpin rombongan yang diisi oleh anggota berpengalaman di medan bencana.

Makassar, umi.ac.id Universitas Muslim Indonesia (UMI) konsisten membangun solidaritas kemanusiaan dalam berbagai situasi, termasuk bencana alam.

Dari Aceh, Lombok, Palu, Sumatera, hingga NTT, UMI senantiasa menerjunkan tim relawan guna memberikan layanan dan meringankan beban masyarakat terdampak di lokasi bencana.

Gempa bumi yang melanda Nusa Tenggara Timur (NTT) berkekuatan Magnitudo 7.7 telah memberikan dampak kerusakan dan korban jiwa yang signifikan. Atas hal itu, UMI enggan berdiam diri.

BACA JUGA:
Update Pascagempa NTT: Hampir 20 Ribu Rumah Rusak, Fasilitas Layanan Sosial Banyak yang Roboh
Update Pascagempa NTT: Korban Jiwa Capai 70 Orang, Korban Luka Ratusan, Puluhan Ribu Pengungsi

Dengan sigap, UMI langsung menerjunkan tim relawan yang juga diisi seorang dokter spesialis bedah yakni dr. Berry Erida Hasbi, Sp.B. Dosen Fakultas Kedokteran (FK) UMI ini memimpin rombongan yang diisi oleh anggota berpengalaman di medan bencana.

Dalam misi ini, tim akan memulai perjalanan dari Labuan Bajo kemudian ke kabupaten Manggarai untuk berkoordinasi dengan pemerintah setempat.

“Rencana berangkat ke Labuan Bajo terus lanjut ke daerah Manggarai untuk berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan perihal penempatan penanganan warga korban bencana,” ungkap Dokter Berry usai acara pelepasan di menara UMI, Jalan Urip Sumohardjo, Makassar, Kamis (20/8/2026).

Dalam memberikan pelayanan ke penyintas, Tim UMI akan menyediakan kebutuhan dan infrastruktur layanan darurat mulai dari tim medis, obat-obatan, peralatan medis, hingga bantuan logistik.

Diketahui, relawan FK UMI ini juga tergabung dalam Association of Medical Doctors of Asia (AMDA) Internasional dan AMDA Indonesia.

G
Gunawan S
Staff Humas.
Komentar (0)

Langganan Newsletter

Dapatkan berita terbaru UMI langsung di email Anda.