Kupang, umi.ac.id – Jumlah korban jiwa pascagempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) terus bertambah.
Update terbaru dilansir dari data termutakhir yang dirilis BPBD Provinsi NTT, jumlah korban meninggal dunia per, 10.00 WITA (19/8/2026), sudah mencapai 69 jiwa.
Jumlah korban jiwa terbanyak berada di wilayah Kabupaten Manggarai dan Manggarai Timur, disusul Nagekeo, Sikka, Ende, Ngada, serta Manggarai Barat.
BACA JUGA:
Kisah Naskah Proklamasi yang Hampir Masuk Keranjang Sampah dan Loyalitas Wartawan BM Diah
Mengenal TAG INDONESIA EMAS, Skema Baru Penerimaan Maba UMI, Ayo Segera Daftar!
Sedangkan lebih dari 330 warga mengalami luka-luka (berat maupun ringan) dan sebagian besar telah dievakuasi ke fasilitas kesehatan rujukan.
Untuk Pengungsi, tercatat lebih dari 34.000 jiwa mengungsi. Banyak warga memilih bertahan di tenda-tenda darurat, halaman terbuka, hingga area perbukitan karena rumah mereka rusak dan guna mengantisipasi aktivitas ribuan kali gempa susulan.
