Makassar, umi.ac.id - Universitas Muslim Indonesia (UMI) terus mempertegas komitmennya dalam mempercepat langkah menuju kampus bereputasi internasional (world class university).
Komitmen tersebut ditekankan kepada para mahasiswa baru Fakultas Kedokteran (FK) dan Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) saat mengikuti Pekan Pesantren Mahasiswa Baru Gelombang III UMI di Pesantren Darul Mukhlisin Padanglampe, Pangkep, Jumat-Minggu (11-13/9/2026).
Rektor UMI Prof. Dr. H. Hambali Thalib, SH, MH, menegaskan bahwa mahasiswa UMI khususnya yang bergelut di rumpun ilmu kedokteran dan ilmu kesehatan tidak boleh lagi hanya berpuas diri dengan pola pikir lokal.
Mengunggah gambar…
“Mahasiswa dituntut untuk menanamkan prinsip ‘think globally, act locally’ guna menjawab tantangan sektor kesehatan modern di tingkat dunia,” tegasnya.
Penguasaan bahasa asing, terutama bahasa Inggris, menjadi modal dasar yang wajib dimiliki setiap mahasiswa. Kemampuan bahasa ini dipandang vital agar mahasiswa mampu menembus literatur ilmiah mutakhir, aktif membaca jurnal-jurnal internasional, serta terlibat langsung dalam forum dan konferensi ilmiah global.
Selain keunggulan akademik, ditegaskan Prof Hambali Thalib, para mahasiswa baru Fakultas Kedokteran dan Fakultas Kesehatan MAsyarakat juga didorong untuk membangun jejaring internasional sejak dini.
“Pintu kolaborasi global dapat dibuka melalui partisipasi dalam program pertukaran mahasiswa (student exchange) serta berinteraksi aktif dengan civitas akademika dari berbagai Negara,” terangnya.
Meski demikian, penguatan daya saing antarbangsa tersebut ditekankan tidak boleh membuat mahasiswa kehilangan akar identitasnya. Melalui pembinaan karakter di Pekan Pesantren, UMI bertekad mencetak lulusan tenaga kesehatan yang memadukan tiga pilar keunggulan utama.
Tiga pilar tersebut yakni memiliki kompetensi berstandar global (global competence), tetap menjunjung tinggi kearifan lokal (local wisdom), serta teguh memegang nilai moral dan etika melalui karakter Islami (Islamic character).
“Dengan fondasi tersebut, dokter dan tenaga kesehatan masyarakat lulusan UMI diharapkan mampu berkiprah di level dunia tanpa meninggalkan nilai-nilai akhlakul karimah,” tutupnya.
Diketahui, pekan pesantren Gelombang ke III oleh Mahasiswa Baru Fakultas Kedokteran (FK) dan Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) diikuti sebanyak kurang lebih 500 orang.