Selasa, 18 Agustus 2026 Makassar, Sulawesi Selatan
ID EN

Lomba Karaoke, Hias Tumpeng, hingga Hias Ruangan Warnai Kemeriahan HUT ke-81 RI di UMI

23 tampilan 2 mnt baca Sumber: Humas UMI
Ketua Pengurus YW UMI Prof Masrurah Mokhtar, melakukan proses penjurian lomba hias tumpeng

Merdeka berarti bekerja. Merdeka berarti berkarya. Merdeka berarti melayani. Merdeka berarti berani memperbaiki sesuatu yang belum baik

Makassar, umi.ac.id Rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Universitas Muslim Indonesia (UMI) berlangsung khidmat sekaligus semarak, Senin (17/8/2026).

Mengawali momentum bersejarah ini, sivitas akademika UMI terlebih dahulu menggelar upacara bendera peringatan detik-detik proklamasi kemerdekaan yang diikuti oleh jajaran pimpinan universitas, fakultas, dosen, tenaga kependidikan, hingga perwakilan mahasiswa.

Rektor UMI, Prof. Dr. H. Hambali Thalib, SH., MH, menegaskan esensi kemerdekaan bagi seluruh insan pendidikan. Ia mengingatkan bahwa kemerdekaan harus dimaknai dengan aksi nyata dan komitmen untuk terus berbenah demi kemajuan bersama.

“Merdeka berarti bekerja. Merdeka berarti berkarya. Merdeka berarti melayani. Merdeka berarti berani memperbaiki sesuatu yang belum baik,” tegas Prof. Hambali Thalib di hadapan seluruh peserta.

Prof. Hambali juga mengajak seluruh keluarga besar kampus hijau ini untuk menikmati perayaan kemerdekaan dengan penuh semangat kebersamaan dan sportivitas.

“Selamat berlomba dengan gembira. Mari kita jadikan momentum ini untuk semakin merekatkan kekeluargaan, memupuk kebahagiaan bersama, dan memperkokoh sinergi dalam memajukan UMI,” tambahnya.

Usai upacara berlangsung penuh kekhidmatan, suasana berganti menjadi riuh dan penuh keceriaan di Auditorium Al Jibra UMI, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar. Berbagai perlombaan khas 17-an langsung digelar untuk menyemarakkan perayaan.

Keseruan memuncak saat Lomba Karaoke Tenaga Kependidikan dimulai. Para perwakilan antar-lembaga dan unit kerja di lingkungan UMI saling unjuk kebolehan olah vokal dengan aksi panggung yang memukau. Sorak dan tawa penonton kian pecah ketika jajaran pimpinan UMI turut naik ke panggung menyumbangkan suara emas lewat penampilan hiburan yang mencairkan sekat formalitas kampus.

BACA JUGA:
Prof Hambali Thalib: Teknologi Boleh Melaju Cepat, tetapi Dampak Harus Sampai kepada Umat
Menyusuri Jejak, Ketika Wajo dan Bone Bicara tentang Singapura oleh Seorang Pelaut dan Pedagang Bugis bernama Daeng Paduppa

Tak kalah atraktif, Lomba Menghias Tumpeng menjadi ajang adu kreativitas bagi para pimpinan fakultas dan lembaga. Meja-meja lomba di auditorium dipenuhi kreasi kuliner bertema merah-putih berhiaskan ornamen tradisional yang apik. Kekompakan dan sentuhan estetika para pimpinan diuji untuk menghasilkan tumpeng terbaik dengan cita rasa tinggi.

Semarak kemerdekaan juga merambah ke seluruh sudut kampus lewat Lomba Hias Ruangan Bertema Kemerdekaan. Setiap unit kerja dan lembaga berlomba mendesain ruang kantor dengan pernak-pernik bernuansa perjuangan, bendera merah putih, hingga kreasi instalasi ramah lingkungan yang memikat.

G
Gunawan S
Staff Humas.
Komentar (0)

Langganan Newsletter

Dapatkan berita terbaru UMI langsung di email Anda.